Ads Here
Taruhan Telur Kotak...!!!
Jumat, Maret 20, 2009
Seorang wanita tua masuk ke Bank Indonesia (BI) dengan sekoper uang. Ia membujuk supaya dipertemukan dengan Gubernur BI. “Saya akan buka rekening. Uang yang akan saya simpan sangat-sangat besar,” katanya. Semula staf bank ragu, tapi akhirnya membawa wanita tua ini ke ruangan Gubernur BI.
Sang gubernur bertanya, berapa banyak uang yang akan disimpan. “Rp. 1 milyar,” jawab wanita itu sambil meletakkan koper uang di meja. Sang gubernur bank penasaran, “Maaf, ibu saya agak terkejut. Dari mana ibu dapatkan uang tunai sebanyak ini?”
“Saya menang tebak-tebakan!”
“Well, menebak macam apa, kok taruhannya besar sekali?” sang gubernur penasaran.
“Mau contoh? Saya yakin telur burungmu bentuknya kotak!”
“Hah…!” Gubernur BI tergelak. “Ini tebakan paling konyol yang pernah saya dengar. Anda tak mungkin menang dengan tebakan seperti itu, ” ujarnya yakin.
“Ok, mau taruhan dengan saya?” tantang si wanita tua.
“Siapa takut?, ” jawab gubernur. “Saya bertaruh Rp. 50 juta, karena saya tahu telur saya tidak kotak!”
“Ok, ini menyangkut uang gedhe. Bisa saya ajak pengacara ke sini besok jam 10 pagi, sebagai saksi?” tanya wanita tua.
“Tentu saja,” ujar Gubernur BI mantap.
Malam harinya, ia gelisah. Ia lalu berdiri telanjang di depan cermin. Dia raba-raba telurnya, lalu bergerak ke kiri ke kanan berulang-ulang, memastikan telurnya tidak kotak. Sampai larut malam, akhirnya dia yakin telurnya benar-benar bulat, tidak kotak. Maka ia yakin besok bakal menang taruhan.
Tepat jam 10.00 pagi, wanita tua itu datang dengan pengacara ternama, Si Sitompul. Setelah memperkenalkan pengacara asal Batak itu, ia mengulang kesepakatan kemarin, “Rp. 50 juta untuk tebakan telur burungmu yang kotak?”, kata si Nenek. Gubernur BI pun setuju.
Setelahnya, wanita tua itu meminta presdir buka celananya supaya semua bisa melihat bentuk telurnya. Kontan, Gubernur BI komplain. Sayang ia tak bisa menolak. Wanita tua ini cuek saja meraih telur si gubernur dan meraba-rabanya.
“Yah, tak apalah. uang Rp. 50 juta tidak kecil. Biar ibu yakin telur saya tidak kotak.” ujar Gubernur BI deg-degan. Pada detik yang sama saat wanita tua itu meraba-raba telur presdir, pengacaranya Si Sitompul terlihat lemas sambil membentur-benturkan kepalanya ke dinding.
Gubernur BI bertanya, “Ada apa dengan pengacara itu?” Wanita tua ini menjawab kalem, “Ndak apa-apa. Saya cuman bertaruh dengannya Rp. 250 juta, bahwa jam 10.00 pagi ini saya bisa memegang telur presdir Bank Indonesia!”
Sang gubernur bertanya, berapa banyak uang yang akan disimpan. “Rp. 1 milyar,” jawab wanita itu sambil meletakkan koper uang di meja. Sang gubernur bank penasaran, “Maaf, ibu saya agak terkejut. Dari mana ibu dapatkan uang tunai sebanyak ini?”
“Saya menang tebak-tebakan!”
“Well, menebak macam apa, kok taruhannya besar sekali?” sang gubernur penasaran.
“Mau contoh? Saya yakin telur burungmu bentuknya kotak!”
“Hah…!” Gubernur BI tergelak. “Ini tebakan paling konyol yang pernah saya dengar. Anda tak mungkin menang dengan tebakan seperti itu, ” ujarnya yakin.
“Ok, mau taruhan dengan saya?” tantang si wanita tua.
“Siapa takut?, ” jawab gubernur. “Saya bertaruh Rp. 50 juta, karena saya tahu telur saya tidak kotak!”
“Ok, ini menyangkut uang gedhe. Bisa saya ajak pengacara ke sini besok jam 10 pagi, sebagai saksi?” tanya wanita tua.
“Tentu saja,” ujar Gubernur BI mantap.
Malam harinya, ia gelisah. Ia lalu berdiri telanjang di depan cermin. Dia raba-raba telurnya, lalu bergerak ke kiri ke kanan berulang-ulang, memastikan telurnya tidak kotak. Sampai larut malam, akhirnya dia yakin telurnya benar-benar bulat, tidak kotak. Maka ia yakin besok bakal menang taruhan.
Tepat jam 10.00 pagi, wanita tua itu datang dengan pengacara ternama, Si Sitompul. Setelah memperkenalkan pengacara asal Batak itu, ia mengulang kesepakatan kemarin, “Rp. 50 juta untuk tebakan telur burungmu yang kotak?”, kata si Nenek. Gubernur BI pun setuju.
Setelahnya, wanita tua itu meminta presdir buka celananya supaya semua bisa melihat bentuk telurnya. Kontan, Gubernur BI komplain. Sayang ia tak bisa menolak. Wanita tua ini cuek saja meraih telur si gubernur dan meraba-rabanya.
“Yah, tak apalah. uang Rp. 50 juta tidak kecil. Biar ibu yakin telur saya tidak kotak.” ujar Gubernur BI deg-degan. Pada detik yang sama saat wanita tua itu meraba-raba telur presdir, pengacaranya Si Sitompul terlihat lemas sambil membentur-benturkan kepalanya ke dinding.
Gubernur BI bertanya, “Ada apa dengan pengacara itu?” Wanita tua ini menjawab kalem, “Ndak apa-apa. Saya cuman bertaruh dengannya Rp. 250 juta, bahwa jam 10.00 pagi ini saya bisa memegang telur presdir Bank Indonesia!”
Yang Hitam yang Terselamatkan
Jumat, Maret 20, 2009
Tiga orang perempuan sedang dalam perjalanan naik pesawat terbang. Setengah jam setelah mengudara, pilot mengumumkan adanya gangguan dan para penumpang diminta untuk mempersiapkan diri karena pesawat akan mendarat darurat.
Perempuan pertama segera memakai semua perhiasannya, mulai dari kalung, gelang, cincin dan anting. Dengan pandangan tak mengerti, kedua perempuan yang lainnya bertanya apa maksud dari tindakan tersebut.
“Dengan memakai semua perhiasan ini, semua orang akan tahu kalau aku kaya. Jadi mereka akan menolongku lebih dulu,” jawabnya.
Perempuan kedua segera membuka blus dan bra-nya. Ketika yang lain bertanya, ia menjawab, “Ketika regu penolong datang, mereka akan langsung melihat betapa seksinya dadaku dan aku akan ditolong lebih dulu.”
Perempuan ketiga yang kebetulan berkulit sangat hitam melepaskan celana luar dan dalamnya. Kemudian ia berkata, “Biasanya sih, orang-orang akan mencari kotak hitam lebih dulu.”
Perempuan pertama segera memakai semua perhiasannya, mulai dari kalung, gelang, cincin dan anting. Dengan pandangan tak mengerti, kedua perempuan yang lainnya bertanya apa maksud dari tindakan tersebut.
“Dengan memakai semua perhiasan ini, semua orang akan tahu kalau aku kaya. Jadi mereka akan menolongku lebih dulu,” jawabnya.
Perempuan kedua segera membuka blus dan bra-nya. Ketika yang lain bertanya, ia menjawab, “Ketika regu penolong datang, mereka akan langsung melihat betapa seksinya dadaku dan aku akan ditolong lebih dulu.”
Perempuan ketiga yang kebetulan berkulit sangat hitam melepaskan celana luar dan dalamnya. Kemudian ia berkata, “Biasanya sih, orang-orang akan mencari kotak hitam lebih dulu.”
Tetap Memilih Onta
Jumat, Maret 20, 2009
Di tengah padang pasir saat terik matahari siang, Hasim bersama ontanya berjalan sendirian. Tiba-tiba timbul gairah seks yang menggebu-gebu, Hasim berpikir, “Kenapa sekarang? Di tengah padang pasir begini dengan siapa saya harus melampiaskannya?”
Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat gelagat aneh majikannya tersebut, si onta berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Hasim pun mengejarnya, namun onta itu sepertinya terlalu cepat untuk dikejar.
Tiba tiba ada pesawat yang melintas di tengah padang pasir tersebut dengan api membakar kedua mesinnya dan pesawat pun itu jatuh sekitar 50 meter dari Hasim berdiri. Hasim menghampiri pesawat tersebut, tak ada satupun penumpang yang terlihat selamat.
Saat Hasim akan pergi meninggalkan pesawat tersebut, dia melihat seorang pramugari seksi tergolek tak jauh dari bangkai pesawat. Begitu didekati ternyata pramugari itu masih hidup dan Hasim pun merawat pramugari tersebut.
Begitu pramugari itu bangun, ia langsung memeluk Hasim dan bilang, “Anda telah menyelamatkan saya. Saya akan melakukan apa saja untuk membuat Anda senang.”
Hasim pun menyambut dengan gembira, “Serius nih? Apa saja?” Pramugari itu berkata dengan nada menggoda,“Apa saja walaupun itu melelahkan”. Hasim pun langsung memegang tangan pramugari tersebut dan berkata, “Tolong bantu tangkap onta saya, ya!”
Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat gelagat aneh majikannya tersebut, si onta berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Hasim pun mengejarnya, namun onta itu sepertinya terlalu cepat untuk dikejar.
Tiba tiba ada pesawat yang melintas di tengah padang pasir tersebut dengan api membakar kedua mesinnya dan pesawat pun itu jatuh sekitar 50 meter dari Hasim berdiri. Hasim menghampiri pesawat tersebut, tak ada satupun penumpang yang terlihat selamat.
Saat Hasim akan pergi meninggalkan pesawat tersebut, dia melihat seorang pramugari seksi tergolek tak jauh dari bangkai pesawat. Begitu didekati ternyata pramugari itu masih hidup dan Hasim pun merawat pramugari tersebut.
Begitu pramugari itu bangun, ia langsung memeluk Hasim dan bilang, “Anda telah menyelamatkan saya. Saya akan melakukan apa saja untuk membuat Anda senang.”
Hasim pun menyambut dengan gembira, “Serius nih? Apa saja?” Pramugari itu berkata dengan nada menggoda,“Apa saja walaupun itu melelahkan”. Hasim pun langsung memegang tangan pramugari tersebut dan berkata, “Tolong bantu tangkap onta saya, ya!”
Jawaban MENGAPA AYAM MENYEBRANG JALAN?? dari berbagai versi
Jumat, Maret 20, 2009
Jawaban menurut:
Guru TK:
Supaya sampai ke ujung jalan.
Plato:
Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.
FBI:
Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.
Aristoteles:
Karena merupakan sifat alami dari ayam.
Captain James T. Kirk:
Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.
Martin Luther King, Jr.:
Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan
tanpa mempertanyakan kenapa.
Machiavelli:
Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa!
Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu.
Freud:
Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan
ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.
George W Bush:
Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah
ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan
kami. Tidak ada pihak tengah di sini!
Darwin:
Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi
alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang
jalan.
Einstein:
Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam
itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.
Nelson Mandela:
Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah
panutan yang akan saya bela sampai mati!
Thabo Mbeki:
Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan
jalan.
Mugabe:
Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang
tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan
sekarang dia menyeberanginya dengan dorongan ayam-ayam veteran perang. Kami
bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam,
sehingga dia bisa menyeberanginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh
pemerintahan Inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. Kami tidak
akan berhenti sampai ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk
diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya!
Isaac Newton:
Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis
lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika
ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.
Miyabi:
Ooohh... Aahhh... Mmmhhh... Ohh yeeahh...
Programmer J2EE:
Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya
interface untuk ayam yaitu nyeberangable, ayam-ayam yang ingin atau bisa
menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikan interface nyebrangable,
jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah
loosely coupled.
Flasher:
Karena pada keyframe tersebut terdapat actionscript yang bertuliskan
perintah 'GoTo And Run' ...
LB Moerdani:
Selidiki! Apakah ada unsur subversif?
Sutiyoso:
Itu ayam pasti ingin naik busway.
Soeharto:
Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya
disukabumikan saja.
Habibie:
Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi
percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke
seberang jalan.
Darwis Triadi:
Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.
Nia Dinata:
Pasti mau casting '30 Hari Mencari Ayam' ya?
Desi Ratnasari:
No comment!
Dhani Ahmad:
Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana
juga...
Julia Perez:
Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada disana ! Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaaaaaaaahhh dia kesanalahh.. . Cape khan pake alat bantu terus?
Roy Marten:
Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf.. (sambil
sesenggukan).
Butet Kartaredjasa:
Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?
Roy Suryo:
Kalo diliat dari metadatanya, itu ayam asli.
Mega Karti:
Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?
Harmoko:
Berdasarkan petunjuk presiden.
and the best answer is..........
Gus Dur :
"Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot!
Bukannya kerja tapi malah baca ginian..."
:P
Guru TK:
Supaya sampai ke ujung jalan.
Plato:
Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.
FBI:
Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.
Aristoteles:
Karena merupakan sifat alami dari ayam.
Captain James T. Kirk:
Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.
Martin Luther King, Jr.:
Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan
tanpa mempertanyakan kenapa.
Machiavelli:
Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa!
Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu.
Freud:
Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan
ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.
George W Bush:
Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah
ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan
kami. Tidak ada pihak tengah di sini!
Darwin:
Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi
alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang
jalan.
Einstein:
Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam
itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.
Nelson Mandela:
Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah
panutan yang akan saya bela sampai mati!
Thabo Mbeki:
Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan
jalan.
Mugabe:
Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang
tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan
sekarang dia menyeberanginya dengan dorongan ayam-ayam veteran perang. Kami
bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam,
sehingga dia bisa menyeberanginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh
pemerintahan Inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. Kami tidak
akan berhenti sampai ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk
diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya!
Isaac Newton:
Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis
lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika
ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.
Miyabi:
Ooohh... Aahhh... Mmmhhh... Ohh yeeahh...
Programmer J2EE:
Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya
interface untuk ayam yaitu nyeberangable, ayam-ayam yang ingin atau bisa
menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikan interface nyebrangable,
jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah
loosely coupled.
Flasher:
Karena pada keyframe tersebut terdapat actionscript yang bertuliskan
perintah 'GoTo And Run' ...
LB Moerdani:
Selidiki! Apakah ada unsur subversif?
Sutiyoso:
Itu ayam pasti ingin naik busway.
Soeharto:
Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya
disukabumikan saja.
Habibie:
Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi
percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke
seberang jalan.
Darwis Triadi:
Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.
Nia Dinata:
Pasti mau casting '30 Hari Mencari Ayam' ya?
Desi Ratnasari:
No comment!
Dhani Ahmad:
Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana
juga...
Julia Perez:
Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada disana ! Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaaaaaaaahhh dia kesanalahh.. . Cape khan pake alat bantu terus?
Roy Marten:
Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf.. (sambil
sesenggukan).
Butet Kartaredjasa:
Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?
Roy Suryo:
Kalo diliat dari metadatanya, itu ayam asli.
Mega Karti:
Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?
Harmoko:
Berdasarkan petunjuk presiden.
and the best answer is..........
Gus Dur :
"Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot!
Bukannya kerja tapi malah baca ginian..."
:P
Sama dengan punya bapak
Jumat, Maret 20, 2009
Seorang anak SD yang baru sembuh dari sunat sangat terkejut dengan "burung"nya yang disunat karena berubah bentuk maka dia
bertanya kepada bapaknya.
Anak : Pak..kenapa bentuk "burung" jadi begini?
Bapak : ya memang begitu
Anak : Tapi aku enggak mau yang bentuk begini
Bapak : terus mau bentuk yang bagaimana?
Anak : mau yang kaya dulu aja
Bapak : ya enggak bisa
Anak : kalau begitu mau yang kaya punya bapak
Bapak : ya kaya gitu juga
Anak : coba aku lihat dulu
Sang anak meronta ronta ingin melihatnya, namun sang ayah mempertahankan untuk tidak dapat dilihat. Akhirnya si anak lari ke dapur bertanya pada ibunya sambil memperlihatkan “burung”nya pada sang ibu.
Anak : Bu, apakah “burung”ku sama dengan punya bapak?
Ibu : Iya, sama persis. Ukurannya juga segitu.
bertanya kepada bapaknya.
Anak : Pak..kenapa bentuk "burung" jadi begini?
Bapak : ya memang begitu
Anak : Tapi aku enggak mau yang bentuk begini
Bapak : terus mau bentuk yang bagaimana?
Anak : mau yang kaya dulu aja
Bapak : ya enggak bisa
Anak : kalau begitu mau yang kaya punya bapak
Bapak : ya kaya gitu juga
Anak : coba aku lihat dulu
Sang anak meronta ronta ingin melihatnya, namun sang ayah mempertahankan untuk tidak dapat dilihat. Akhirnya si anak lari ke dapur bertanya pada ibunya sambil memperlihatkan “burung”nya pada sang ibu.
Anak : Bu, apakah “burung”ku sama dengan punya bapak?
Ibu : Iya, sama persis. Ukurannya juga segitu.
Hitam dan Putih
Jumat, Maret 20, 2009
Seorang mahasiswa sedang mengadakan studi lapangan dan mewawancarai seorang peternak ayam.
Mahasiswa: "Makanan apa yang Bapak berikan untuk
ayam-ayam Bapak?."
Peternak: "Yang mana dik, yang putih atau yang hitam?"
Mahasiswa: "Yang putih."
Peternak: "Campuran dedak,jagung dan beberapa bahan
lainnya."
Mahasiswa: "Kalau yang hitam?"
Peternak: "Yang hitam juga ..."
Mahasiswa: "Berapa banyak makanan mereka per hari?"
Peternak: "Yang mana, yang putih atau yang hitam?"
Mahasiswa: "Yang putih..."
Peternak: "Kurang lebih 2 ons per ekor per hari."
Mahasiswa: "Kalau yang hitam."
Peternak: "Yang hitam juga ..."
Mahasiswa: "Berapa telur yang dihasilkan per tahun?"
Peternak: "Yang mana, putih atau hitam?"
Mahasiswa : "Yang putih..."
Peternak: "Rata-rata 250 butir per tahun per ekor."
Mahasiswa: "Kalau yang hitam..."
Peternak: "Yang hitam juga."
Mahasiswa: "Maaf Pak, kenapa sih Bapak selalu menanyakan yang putih atau hitam, padahal jawabannya selalu sama?"
Peternak: "Tentu saya harus membedakannya, karena yang putih itu milik saya sendiri."
Mahasiswa: "Ooo..begitu, kalau yang hitam?"
Peternak: "Yang hitam juga."
Mahasiswa: "Makanan apa yang Bapak berikan untuk
ayam-ayam Bapak?."
Peternak: "Yang mana dik, yang putih atau yang hitam?"
Mahasiswa: "Yang putih."
Peternak: "Campuran dedak,jagung dan beberapa bahan
lainnya."
Mahasiswa: "Kalau yang hitam?"
Peternak: "Yang hitam juga ..."
Mahasiswa: "Berapa banyak makanan mereka per hari?"
Peternak: "Yang mana, yang putih atau yang hitam?"
Mahasiswa: "Yang putih..."
Peternak: "Kurang lebih 2 ons per ekor per hari."
Mahasiswa: "Kalau yang hitam."
Peternak: "Yang hitam juga ..."
Mahasiswa: "Berapa telur yang dihasilkan per tahun?"
Peternak: "Yang mana, putih atau hitam?"
Mahasiswa : "Yang putih..."
Peternak: "Rata-rata 250 butir per tahun per ekor."
Mahasiswa: "Kalau yang hitam..."
Peternak: "Yang hitam juga."
Mahasiswa: "Maaf Pak, kenapa sih Bapak selalu menanyakan yang putih atau hitam, padahal jawabannya selalu sama?"
Peternak: "Tentu saya harus membedakannya, karena yang putih itu milik saya sendiri."
Mahasiswa: "Ooo..begitu, kalau yang hitam?"
Peternak: "Yang hitam juga."
Kentut
Jumat, Maret 20, 2009
ORANG YANG TIDAK JUJUR, Orang yang kalau kentut nyalahin orang lain
ORANG GOBLOK, Orang yang menahan kentutnya ber jam-jam
ORANG YANG BERWAWASAN LUAS, Orang yang tahu kapan harus kentut
ORANG SENGSARA, Orang yang mau kentut tapi nggak bisa
ORANG MISTERIUS, Orang yang kalo kentut, orang laen nggak tau.
ORANG GUGUP, Orang yang tiba tiba menahan kentut nya saat kentut
ORANG PEDE, Orang yang ngira kalo kentutnya wangi.
ORANG SADIS, Orang yang kalo abis kentut, kentutnya di kibaskan ke orang laen.
ORANG PEMALU, Orangyang kalo kentut nggak bunyi, tapi malu sendiri.
ORANG STRATEGIS, Orang yang menyembunyikan kentutnya dengan tertawa terbahak-bahak.
ORANG BEGO, Orang yang habis kentut, menghirup nafas untuk mengganti kentutnya yang keluar.
ORANG PELIT, Orang yang kalo kentut dikit-dikit.
ORANG SOMBONG, Orang yang sering mencium kentutnya sendiri.
ORANG RAMAH, Orang yang senang mencium kentut orang lain.
ORANG TIDAK SENANG BERGAUL, Orang yang kalo kentut sembunyi.
ORANG AKUATIK, Orang yang suka kentut di dalam air
ORANG ATLETIS, Orang yang kalo kentut sambil mengeluarkan tenaga dalam.
ORANG JUJUR, Orang yang ngaku kalo habis kentut.
ORANG PINTER, Orang yang bisa menandakan bau kentut orang lain.
ORANG SIAL, Orang lain yang kentut tapi selalu dia yang kena.
ORANG MUSIK, Orang yang kentutnya berirama dangdut.
ORANG INTERNET, Orang yang bunyi kentutnya seperti bunyi modem.
ORANG JOROK, Orang yang kentutnya disertai ee' (tai. Bilang tai aja susah banget. red.)
ORANG TENGIL, Orang yang kentut sambil ngupil.
ORANG KERAS KEPALA, Orang yang langsung membalas setelah di kentuti kerabat.
ORANG AMIT, Orang yang sehabis kentut lalu memasang muka imut.
ORANG GEDABLEK (BRENGSEK), Orang yang mengentuti orang lain tepat di mukanya.
ORANG GOBLOK, Orang yang menahan kentutnya ber jam-jam
ORANG YANG BERWAWASAN LUAS, Orang yang tahu kapan harus kentut
ORANG SENGSARA, Orang yang mau kentut tapi nggak bisa
ORANG MISTERIUS, Orang yang kalo kentut, orang laen nggak tau.
ORANG GUGUP, Orang yang tiba tiba menahan kentut nya saat kentut
ORANG PEDE, Orang yang ngira kalo kentutnya wangi.
ORANG SADIS, Orang yang kalo abis kentut, kentutnya di kibaskan ke orang laen.
ORANG PEMALU, Orangyang kalo kentut nggak bunyi, tapi malu sendiri.
ORANG STRATEGIS, Orang yang menyembunyikan kentutnya dengan tertawa terbahak-bahak.
ORANG BEGO, Orang yang habis kentut, menghirup nafas untuk mengganti kentutnya yang keluar.
ORANG PELIT, Orang yang kalo kentut dikit-dikit.
ORANG SOMBONG, Orang yang sering mencium kentutnya sendiri.
ORANG RAMAH, Orang yang senang mencium kentut orang lain.
ORANG TIDAK SENANG BERGAUL, Orang yang kalo kentut sembunyi.
ORANG AKUATIK, Orang yang suka kentut di dalam air
ORANG ATLETIS, Orang yang kalo kentut sambil mengeluarkan tenaga dalam.
ORANG JUJUR, Orang yang ngaku kalo habis kentut.
ORANG PINTER, Orang yang bisa menandakan bau kentut orang lain.
ORANG SIAL, Orang lain yang kentut tapi selalu dia yang kena.
ORANG MUSIK, Orang yang kentutnya berirama dangdut.
ORANG INTERNET, Orang yang bunyi kentutnya seperti bunyi modem.
ORANG JOROK, Orang yang kentutnya disertai ee' (tai. Bilang tai aja susah banget. red.)
ORANG TENGIL, Orang yang kentut sambil ngupil.
ORANG KERAS KEPALA, Orang yang langsung membalas setelah di kentuti kerabat.
ORANG AMIT, Orang yang sehabis kentut lalu memasang muka imut.
ORANG GEDABLEK (BRENGSEK), Orang yang mengentuti orang lain tepat di mukanya.
Kalau Kakek Beli Bra
Jumat, Maret 20, 2009
Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud membeli hadiah buat si nenek.
Berangkatlah si kakek naik bis sambil berpikir, “beli apa ya?” Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra.
Si kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak pakaian dalam bergantungan. “beli apa, kek?” kata penjaga toko kaget karena ada kakek-kakek ke tokonya.
“Mau beli BH buat nenek.” Si penjaga toko bertanya, “Ukurannya berapa?” Si kakek terlihat bingung, “Nah itu... masalahnya kakek lupa nomornya dan nggak bawa contoh..”
Si penjaga toko mencoba cari ukuran, “Mungkin sebesar jeruk bali, kek?” Si kakek masih terlihat bingung, “Wah, kegedean.” Si penjaga toko iseng bertanya, “jeruk Garut, kali ya?”
Kakek berpikir sejenak, “Kayaknya masih kegedean.” Penjaga toko bingung, tapi tak hilang akal, “oh ya, mungkin sebesar telur bebek?” Si kakek tampak bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat,
“Ha, betul!” Matanya berbinar, “Tapi, yang didadar.”
Berangkatlah si kakek naik bis sambil berpikir, “beli apa ya?” Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra.
Si kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak pakaian dalam bergantungan. “beli apa, kek?” kata penjaga toko kaget karena ada kakek-kakek ke tokonya.
“Mau beli BH buat nenek.” Si penjaga toko bertanya, “Ukurannya berapa?” Si kakek terlihat bingung, “Nah itu... masalahnya kakek lupa nomornya dan nggak bawa contoh..”
Si penjaga toko mencoba cari ukuran, “Mungkin sebesar jeruk bali, kek?” Si kakek masih terlihat bingung, “Wah, kegedean.” Si penjaga toko iseng bertanya, “jeruk Garut, kali ya?”
Kakek berpikir sejenak, “Kayaknya masih kegedean.” Penjaga toko bingung, tapi tak hilang akal, “oh ya, mungkin sebesar telur bebek?” Si kakek tampak bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat,
“Ha, betul!” Matanya berbinar, “Tapi, yang didadar.”
Ada Anak Bertanya pada Kakeknya
Jumat, Maret 20, 2009
Suatu sore hari di perkampungan indian suku apache di Amerika ada kakek dan cucunya yang tengah bercengkrama. Cuplikan pembicaraannya antara lain..
Cucu : "Kek kenapa sih kakek namanya elang putih?"
Kakek : "O itu ketika kakek masih dalam kandungan, ayah kakek berhasil memanah elang putih yang sedang terbang sehingga untuk mengenangnya kakek diberinama Si Elang Putih."
Cucu : "Terus kenapa ayah diberi nama beruang hitam?"
Kakek : "O itu dulu waktu ayahmu dalam kandungan, kakek berhasil mengalahkan seekor beruang hitam yang sedang mengamuk sehingga untuk mengabadikan peristiwa itu ayahmu kuberi nama Si Beruang Hitam."
Cucu : "O, begitu kek....."
Kakek : "Iya...jadi ceritanya memang begitu, tapi kenapa engkau tanyakan itu Kondom Bocor?"
Cucu : "Kek kenapa sih kakek namanya elang putih?"
Kakek : "O itu ketika kakek masih dalam kandungan, ayah kakek berhasil memanah elang putih yang sedang terbang sehingga untuk mengenangnya kakek diberinama Si Elang Putih."
Cucu : "Terus kenapa ayah diberi nama beruang hitam?"
Kakek : "O itu dulu waktu ayahmu dalam kandungan, kakek berhasil mengalahkan seekor beruang hitam yang sedang mengamuk sehingga untuk mengabadikan peristiwa itu ayahmu kuberi nama Si Beruang Hitam."
Cucu : "O, begitu kek....."
Kakek : "Iya...jadi ceritanya memang begitu, tapi kenapa engkau tanyakan itu Kondom Bocor?"